Minggu, 30 Agustus 2015

Ikatan Alumni Memberikan Pembekalan Materi Entepreanur Kepada Mahasiswa Baru 2015


Pada tanggal 19 Agustus 2015, Ikatan Alumni berkesempatan untuk memberikan pembekalan materi Entepreanur kepada para mahasiswa baru UPN Veteran Jakarta 2015. Seperti diketahui bahwa mahasiswa tahun ajaran 2015 adalah mahasiswa pertama dalam status UPN Veteran Jakarta sebagai universitas negeri dengan sistim penerimaan mahasiswa baru secara nasional.

Pada tahun  ajaran 2015 ini, UPN Veteran Jakarta telah menerima lebih dari 1400 mahasiswa baru yang masih menyisakan penerimaan mahasiswa gelomobang mandiri sampai pada sekitar daya tampung 1600 mahasiswa baru nantinya. Angka penerimaan ini terbilang kecil oleh karena sarana dan prasarana yang masih terus dikebut, di antaranya pendirian kampus baru di daerah Subang seluas 30 Hektar sebagai bagian syarat kelayakan status penegerian.

Pengenalan dan orientasi kampus hanya diberikan waktu 3 hari dengan hari pertama adalah untuk pengenalan kampus oleh universitas bersama panitia pelaksana dari BEM UPNVJ, hari kedua adalah pembekalan materi-materi di antaranya materi Entepreeanur yang di antaranya melibatkan Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta.

Dari IKA UPN Veteran Jakarta dihadiri olehg pemateri yaitu Sekjen IKAUPNVJ Suparwo Abdullah, Ketua Bidang Pendidikan Bambang Heda dan Wasekjen Vemmy Tweet, lebih banyak menyampaikan materi Entepreanur yang bersifat spirit dan testimoni lapangan tentang bagaimana membangun Kewirausahaan secara teori dan praktek dimana latar belakang organisator akan memberikan aksentuasi yang bermanfaat jika lulusan UPNVJ memilih dunia wira usaha ke depanya.

Namun demikian, sebuah keniscayaan terbesar dari lulusan dari institusi perguruan tinggi tentu lebih diwarnai oleh pola Link and Match sebagai fresh graduate yang akan mengaplikasikan ilmunya pada sejurus dengan bidang akademik yang digelutinya. Memang tidak sedikit juga realitanya yang kemudian langsung terjun ke bidang wirausaha, akan tetapi bahwa menimba pengalaman melalui dunia kerja sebagai pekerja pun dapat menjadi bagian proses seseorang kemudian menekuni dunia usaha, seiring berbagai business opportunity yang terbuka untuk digeluti.


Bebearapa hal key factor untuk menjadiu wirausahawan, pemateri menyampaikan dengan menyitir apa yang menjadi sifat Rosulullah sebagi entepreanur ulung di amanya dengan mengemukakan sifat-sifat entepreanur yang uptudate sampai sekarang yaitu :

SHIDIQ, adalah bermakna BENAR dimana seorang wirausahawan harus bisa mendeskripsikan dengan benar apa Produk dan atau Layananya yang dikelola dengan benar untuk ditransaksikan dengan siapa saja yang membutuhkan sehingga bernilai bisnis.

AMANAH, adalah bermakna PERCAYA dimana seorang wirausahawan harus memiliki sifat yang terpercaya dalam membangun bisnis dan relasi bisnis, dimana kepercayaan akan mampu mendorong laju usaha berkembang mencapai Goal sesuai apa yang telah direncanakan.

TABLIGH adalah MENYAMPAIKAN atau menginformasikan, dimana wirausahawan harus bisa menginformasikan dengan strategis bidang usaha yang dikembangkanya unmtuk mendukung pemasaran produk dan atau layananya sehingga dengan pola manajemen yang bagus yang didukung dengan sistim informasi yang uptodate akan mampu menggerakkan sistim usaha menjadi yang terdepan dalam pencapaian goal bisnis.

FATHONAH, adalah CERDAS diamana seorang wirausahawan harus cerdas membaca berbagai peluang, cerdas mengamankan peluang, cerdas mengelola peluang, cerdas terhadap berbagai hal yang secara signifikan akan mampu memuluskan usaha termasuk didalamnya cerdas dalam membangun network dal lain sebagainya.

Jika ke empat sifat itu menyatu dalam diri seorang wirausahawan, maka niscaya akan menghasilkan produk sukses wira usahawan yang tidak hanya sukses secara material namun juga akan diikuti oleh sukses-sukses lainya yang berdasar pada asas kemaslahatan dimana seorang wira usahawan itu tidak hanya menjamin dirinya namun juga menjamin group besar para pekerjanya yang bergantung kepada sistim usaha yang dikembangkanya. (BHD/red)

0 komentar:

Posting Komentar