Silaturahmi Alumni UPNVJ Lintas Jurusan sebagai Pra Kongres

Silaturahmi Alumni UPNVJ Lintas Jurusan di CAFE FIFO yang berlangsung dua kali adalah tonggak digagasnya perhimpunan ikatan alumni yang harus diawali dengan Kongres Alumni UPNVJ.

Keinginan Kuat Memiliki Ikatan Alumni UPNVJ

Dengan keinginan kuat dan upaya intensif untuk berhimpun dalam Ikatan Alumni, maka dimulailah pembukaan Kongres Alumni UPNVJ yang Perdana di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran jam 08.00 tanggal 14 Mei 2011.

Kongres Alumni UPNVJ terlaksana dengan Antusias

Masa-masa aktif dalam lembaga kemahasiswaan seperti terulang dalam bertemunya berbagai pendapat pada saat pembuatan mekanisme lembaga perhimpunan Alumni UPNVJ dalam Kongres yang pertama kali terselenggara.

Rapat-Rapat Kerja Maraton Kepengurusan IKA UPNVJ

Semuanya tidak semudah yang dibayangkan, setelah berjalanya Kongres lalu berjalanlah rapat-rapat kerja pembentukan kepengurusan yang begitu dinamis untuk menggambarkan banyaknya aspirasi yang harus diserap.

Menghadiri Undangan Wisuda, Serah Terima Alumni Baru

Tanggung jawab alumni yang paling terus bertambah tiap tahunya adalah bertambahnya kelulusan alumni baru yang siap memasuki dunia kerja, di sini peran alumni untuk mensupport berbagai informasi kebutuhan kerja diuji.

Minggu, 30 Agustus 2015

Ikatan Alumni Memberikan Pembekalan Materi Entepreanur Kepada Mahasiswa Baru 2015


Pada tanggal 19 Agustus 2015, Ikatan Alumni berkesempatan untuk memberikan pembekalan materi Entepreanur kepada para mahasiswa baru UPN Veteran Jakarta 2015. Seperti diketahui bahwa mahasiswa tahun ajaran 2015 adalah mahasiswa pertama dalam status UPN Veteran Jakarta sebagai universitas negeri dengan sistim penerimaan mahasiswa baru secara nasional.

Pada tahun  ajaran 2015 ini, UPN Veteran Jakarta telah menerima lebih dari 1400 mahasiswa baru yang masih menyisakan penerimaan mahasiswa gelomobang mandiri sampai pada sekitar daya tampung 1600 mahasiswa baru nantinya. Angka penerimaan ini terbilang kecil oleh karena sarana dan prasarana yang masih terus dikebut, di antaranya pendirian kampus baru di daerah Subang seluas 30 Hektar sebagai bagian syarat kelayakan status penegerian.

Pengenalan dan orientasi kampus hanya diberikan waktu 3 hari dengan hari pertama adalah untuk pengenalan kampus oleh universitas bersama panitia pelaksana dari BEM UPNVJ, hari kedua adalah pembekalan materi-materi di antaranya materi Entepreeanur yang di antaranya melibatkan Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta.

Dari IKA UPN Veteran Jakarta dihadiri olehg pemateri yaitu Sekjen IKAUPNVJ Suparwo Abdullah, Ketua Bidang Pendidikan Bambang Heda dan Wasekjen Vemmy Tweet, lebih banyak menyampaikan materi Entepreanur yang bersifat spirit dan testimoni lapangan tentang bagaimana membangun Kewirausahaan secara teori dan praktek dimana latar belakang organisator akan memberikan aksentuasi yang bermanfaat jika lulusan UPNVJ memilih dunia wira usaha ke depanya.

Namun demikian, sebuah keniscayaan terbesar dari lulusan dari institusi perguruan tinggi tentu lebih diwarnai oleh pola Link and Match sebagai fresh graduate yang akan mengaplikasikan ilmunya pada sejurus dengan bidang akademik yang digelutinya. Memang tidak sedikit juga realitanya yang kemudian langsung terjun ke bidang wirausaha, akan tetapi bahwa menimba pengalaman melalui dunia kerja sebagai pekerja pun dapat menjadi bagian proses seseorang kemudian menekuni dunia usaha, seiring berbagai business opportunity yang terbuka untuk digeluti.


Bebearapa hal key factor untuk menjadiu wirausahawan, pemateri menyampaikan dengan menyitir apa yang menjadi sifat Rosulullah sebagi entepreanur ulung di amanya dengan mengemukakan sifat-sifat entepreanur yang uptudate sampai sekarang yaitu :

SHIDIQ, adalah bermakna BENAR dimana seorang wirausahawan harus bisa mendeskripsikan dengan benar apa Produk dan atau Layananya yang dikelola dengan benar untuk ditransaksikan dengan siapa saja yang membutuhkan sehingga bernilai bisnis.

AMANAH, adalah bermakna PERCAYA dimana seorang wirausahawan harus memiliki sifat yang terpercaya dalam membangun bisnis dan relasi bisnis, dimana kepercayaan akan mampu mendorong laju usaha berkembang mencapai Goal sesuai apa yang telah direncanakan.

TABLIGH adalah MENYAMPAIKAN atau menginformasikan, dimana wirausahawan harus bisa menginformasikan dengan strategis bidang usaha yang dikembangkanya unmtuk mendukung pemasaran produk dan atau layananya sehingga dengan pola manajemen yang bagus yang didukung dengan sistim informasi yang uptodate akan mampu menggerakkan sistim usaha menjadi yang terdepan dalam pencapaian goal bisnis.

FATHONAH, adalah CERDAS diamana seorang wirausahawan harus cerdas membaca berbagai peluang, cerdas mengamankan peluang, cerdas mengelola peluang, cerdas terhadap berbagai hal yang secara signifikan akan mampu memuluskan usaha termasuk didalamnya cerdas dalam membangun network dal lain sebagainya.

Jika ke empat sifat itu menyatu dalam diri seorang wirausahawan, maka niscaya akan menghasilkan produk sukses wira usahawan yang tidak hanya sukses secara material namun juga akan diikuti oleh sukses-sukses lainya yang berdasar pada asas kemaslahatan dimana seorang wira usahawan itu tidak hanya menjamin dirinya namun juga menjamin group besar para pekerjanya yang bergantung kepada sistim usaha yang dikembangkanya. (BHD/red)

Kamis, 13 Agustus 2015

Sejak Beralih Status, UPN Veteran Lebih Diminati


Pendaftar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran makin bertambah sejak status universitas di bawah naungan Kementerian Pertahanan itu berubah menjadi perguruan tinggi negeri. 

Hal tersebut diakui oleh Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Sari Bahagiarti. Menurut Sari, terjadi penambahan pendaftar yang cukup besar pada tahun ajaran 2014/2015 ini.

Tak hanya UPN Yogyakarta yang bertambah peminat, UPN Veteran Jakarta pun mengalami penambahan jumlah pendaftar.

"Dengan beralih statusnya UPN menjadi negeri, ini tentunya ada penambahan peminat dari tahun ke tahun. Misalnya, pada pendaftaran mahasiswa baru tahun ini, jumlah peminatnya semakin banyak," kata Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi kepada Wartakotalive.com, Jumat (5/9/2014) malam.

Lebih lanjut, Koesnadi yang ditemui seusai proses pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kemenhan kepada Kemendikbud, mengatakan, proses alih status dari PTS menuju PTN itu sudah mulai dilakukan semenjak tahun 2010.

Dia mengaku bahwa dalam proses alih status itu ia banyak berjuang lantaran ada pihak yang pro dan kontra. Pihak yang kontra, kata Koesnadi, mempertanyakan dan tak menyetujui bahwa aset harus ikut dialihkan. Akhirnya, perjuangannya membuahkan hasil berupa disetujuinya alih status.

Seperti diketahui, Jumat sore, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyaksikan penandatanganan pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kementerian Pertahanan kepada Kemendikbud.

Proses peresmian UPN Veteran menjadi perguruan tinggi negeri pun direncanakan berlangsung tanggal 6 Oktober 2014. M Nuh mengatakan, peresmian akan dilakukan oleh Presiden.


Dinegerikan, Pendaftar UPN Veteran Bertambah

Pendaftar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran makin bertambah seiring dengan dinegerikannya perguruan tinggi swasta (PTS) yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Hal tersebut diakui oleh Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi. Dia mengatakan, dengan beralih statusnya UPN menjadi negeri, tentunya ada penambahan peminat dari tahun ke tahun.

"Misalnya pada pendaftaran mahasiswa baru (maba) tahun ini, jumlah peminatnya semakin banyak," ujar Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi, saat berbincang dengan Okezone di Jakarta.

Koesnadi melanjutkan, proses alih status dari PTS menuju PTN tersebut sudah mulai dilakukan sejak 2010. Dia mengaku, dalam proses alih status itu dirinya banyak berjuang lantaran ada pihak yang pro dan kontra.

"Pihak yang kontra mempertanyakan dan tidak menyetujui bahwa aset harus ikut dialihkan. Akhirnya, perjuangan membuahkan hasil berupa disetujuinya alih status," ucapnya.

Tak hanya UPN Veteran Jakarta yang bertambah peminat, UPN Veteran Yogyakarta pun mengalami penambahan jumlah pendaftar.

"Terjadi penambahan pendaftar yang cukup besar pada tahun ajaran 2014/2015," ungkap Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti.

Seperti diketahui, Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyaksikan penandatanganan pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kemhan kepada Kemendikbud.

Proses peresmian UPN Veteran menjadi PTN pun direncanakan berlangsung pada 6 Oktober 2014. Disebutkan oleh Mendikbud, peresmian akan dilakukan oleh Presiden.

Proses alih status dari Kemhan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagaimana surat Menteri Pertahanan kepada Menkeu Nomor: B/605/M/IV/2014 tanggal 10 April 2014 diharapkan tetap dapat mewadahi empat pilar.

Pertama, tetap memuat nilai-nilai, ciri khas Bela Negara sesuai cita-cita para pendahulu. Kedua, keringanan biaya pendidikan atau beasiswa bagi putera-puteri dan Keluarga Besar Purnawirawan TNI atau Polri dan Wredatama, TNI dan pegawai negeri sipil (PNS) Kemhan atau Mabes TNI.

Ketiga, aset tanah berupa Barang Milik Negara (BMN) dengan penggunaan sementara. Dan keempat, memberikan peluang karier lanjut bagi Purnawirawan TNI atau Polri dan Wredatama Kemhan.

Sedangkan nilai-nilai yang tidak boleh hilang dari pengalihan status UPN Veteran dari PTS ke PTN adalah keberadaan UPN Veteran sebagai kampus bela negara yang menyertakan kurikulum mata kuliah (matkul) Bela Negara bagi mahasiswanya.

Dalam rangka pengalihan status ini, UPN Veteran telah melalui verifikasi pengelolaan keuangan. Syarat bagi PTS yang akan beralih menjadi PTN adalah PTS tersebut diwajibkan memiliki dana yang cukup untuk menyelenggarakan program pendidikan selama enam tahun.

Dosen PNS Beralih ke Kemendikbud

Dalam rangka penegerian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), status pegawai negeri sipil (PNS) pun akan berubah ke instansi lain.

Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, perubahan PNS ke PNS lain dalam sistem kepegawaian tidak masalah. Nomor Induk Kepegawaian (NIK) PNS Kemhan menjadi NIK Kemendikbud dibolehkan.

"Swasta menjadi negeri, ini yang saya pastikan kepada rektor. Sejak UPN Veteran swasta, pendanaan sudah mampu berdiri sendiri karena mereka banyak kerjasama dari pihak luar," ujar Purnomo, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Saat UPN Veteran menjadi negeri, Purnomo berharap, jangan terlalu mengganggu pemerintah. Mereka harus mandiri tanpa membebani pemerintah untuk bisa nantinya mandiri walaupun PTN.

"Dan mereka mampu punya trademark yang cukup baik pada perguruan tinggi bela negara," ucapnya.

Purnomo melanjutkan, dirinya berterima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh bahwa UPN Veteran ini akan menjadi universitas bela negara.

"Kita berharap, PTN dan juga PTS yang lain menjadi bela negara. Ini sebagai ujung tombak UPN Veteran Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta," ungkapnya.

Purnomo menambahkan, pihaknya memiliki Direktur Jenderal (Dirjen) Pertahanan yang tugasnya melakukan pendidikan bela negara.

"Jadi, mohon kami (Kemhan) masih bisa jadi pembinaan bela negara UPN Veteran. Saya percayakan aktif dalam bela negara, untuk PTN lain bisa menjadi perguruan tinggi bela negara, nation and character building," tuturnya.