Silaturahmi Alumni UPNVJ Lintas Jurusan sebagai Pra Kongres

Silaturahmi Alumni UPNVJ Lintas Jurusan di CAFE FIFO yang berlangsung dua kali adalah tonggak digagasnya perhimpunan ikatan alumni yang harus diawali dengan Kongres Alumni UPNVJ.

Keinginan Kuat Memiliki Ikatan Alumni UPNVJ

Dengan keinginan kuat dan upaya intensif untuk berhimpun dalam Ikatan Alumni, maka dimulailah pembukaan Kongres Alumni UPNVJ yang Perdana di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran jam 08.00 tanggal 14 Mei 2011.

Kongres Alumni UPNVJ terlaksana dengan Antusias

Masa-masa aktif dalam lembaga kemahasiswaan seperti terulang dalam bertemunya berbagai pendapat pada saat pembuatan mekanisme lembaga perhimpunan Alumni UPNVJ dalam Kongres yang pertama kali terselenggara.

Rapat-Rapat Kerja Maraton Kepengurusan IKA UPNVJ

Semuanya tidak semudah yang dibayangkan, setelah berjalanya Kongres lalu berjalanlah rapat-rapat kerja pembentukan kepengurusan yang begitu dinamis untuk menggambarkan banyaknya aspirasi yang harus diserap.

Menghadiri Undangan Wisuda, Serah Terima Alumni Baru

Tanggung jawab alumni yang paling terus bertambah tiap tahunya adalah bertambahnya kelulusan alumni baru yang siap memasuki dunia kerja, di sini peran alumni untuk mensupport berbagai informasi kebutuhan kerja diuji.

Minggu, 30 Agustus 2015

Ikatan Alumni Memberikan Pembekalan Materi Entepreanur Kepada Mahasiswa Baru 2015


Pada tanggal 19 Agustus 2015, Ikatan Alumni berkesempatan untuk memberikan pembekalan materi Entepreanur kepada para mahasiswa baru UPN Veteran Jakarta 2015. Seperti diketahui bahwa mahasiswa tahun ajaran 2015 adalah mahasiswa pertama dalam status UPN Veteran Jakarta sebagai universitas negeri dengan sistim penerimaan mahasiswa baru secara nasional.

Pada tahun  ajaran 2015 ini, UPN Veteran Jakarta telah menerima lebih dari 1400 mahasiswa baru yang masih menyisakan penerimaan mahasiswa gelomobang mandiri sampai pada sekitar daya tampung 1600 mahasiswa baru nantinya. Angka penerimaan ini terbilang kecil oleh karena sarana dan prasarana yang masih terus dikebut, di antaranya pendirian kampus baru di daerah Subang seluas 30 Hektar sebagai bagian syarat kelayakan status penegerian.

Pengenalan dan orientasi kampus hanya diberikan waktu 3 hari dengan hari pertama adalah untuk pengenalan kampus oleh universitas bersama panitia pelaksana dari BEM UPNVJ, hari kedua adalah pembekalan materi-materi di antaranya materi Entepreeanur yang di antaranya melibatkan Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta.

Dari IKA UPN Veteran Jakarta dihadiri olehg pemateri yaitu Sekjen IKAUPNVJ Suparwo Abdullah, Ketua Bidang Pendidikan Bambang Heda dan Wasekjen Vemmy Tweet, lebih banyak menyampaikan materi Entepreanur yang bersifat spirit dan testimoni lapangan tentang bagaimana membangun Kewirausahaan secara teori dan praktek dimana latar belakang organisator akan memberikan aksentuasi yang bermanfaat jika lulusan UPNVJ memilih dunia wira usaha ke depanya.

Namun demikian, sebuah keniscayaan terbesar dari lulusan dari institusi perguruan tinggi tentu lebih diwarnai oleh pola Link and Match sebagai fresh graduate yang akan mengaplikasikan ilmunya pada sejurus dengan bidang akademik yang digelutinya. Memang tidak sedikit juga realitanya yang kemudian langsung terjun ke bidang wirausaha, akan tetapi bahwa menimba pengalaman melalui dunia kerja sebagai pekerja pun dapat menjadi bagian proses seseorang kemudian menekuni dunia usaha, seiring berbagai business opportunity yang terbuka untuk digeluti.


Bebearapa hal key factor untuk menjadiu wirausahawan, pemateri menyampaikan dengan menyitir apa yang menjadi sifat Rosulullah sebagi entepreanur ulung di amanya dengan mengemukakan sifat-sifat entepreanur yang uptudate sampai sekarang yaitu :

SHIDIQ, adalah bermakna BENAR dimana seorang wirausahawan harus bisa mendeskripsikan dengan benar apa Produk dan atau Layananya yang dikelola dengan benar untuk ditransaksikan dengan siapa saja yang membutuhkan sehingga bernilai bisnis.

AMANAH, adalah bermakna PERCAYA dimana seorang wirausahawan harus memiliki sifat yang terpercaya dalam membangun bisnis dan relasi bisnis, dimana kepercayaan akan mampu mendorong laju usaha berkembang mencapai Goal sesuai apa yang telah direncanakan.

TABLIGH adalah MENYAMPAIKAN atau menginformasikan, dimana wirausahawan harus bisa menginformasikan dengan strategis bidang usaha yang dikembangkanya unmtuk mendukung pemasaran produk dan atau layananya sehingga dengan pola manajemen yang bagus yang didukung dengan sistim informasi yang uptodate akan mampu menggerakkan sistim usaha menjadi yang terdepan dalam pencapaian goal bisnis.

FATHONAH, adalah CERDAS diamana seorang wirausahawan harus cerdas membaca berbagai peluang, cerdas mengamankan peluang, cerdas mengelola peluang, cerdas terhadap berbagai hal yang secara signifikan akan mampu memuluskan usaha termasuk didalamnya cerdas dalam membangun network dal lain sebagainya.

Jika ke empat sifat itu menyatu dalam diri seorang wirausahawan, maka niscaya akan menghasilkan produk sukses wira usahawan yang tidak hanya sukses secara material namun juga akan diikuti oleh sukses-sukses lainya yang berdasar pada asas kemaslahatan dimana seorang wira usahawan itu tidak hanya menjamin dirinya namun juga menjamin group besar para pekerjanya yang bergantung kepada sistim usaha yang dikembangkanya. (BHD/red)

Kamis, 13 Agustus 2015

Sejak Beralih Status, UPN Veteran Lebih Diminati


Pendaftar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran makin bertambah sejak status universitas di bawah naungan Kementerian Pertahanan itu berubah menjadi perguruan tinggi negeri. 

Hal tersebut diakui oleh Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Sari Bahagiarti. Menurut Sari, terjadi penambahan pendaftar yang cukup besar pada tahun ajaran 2014/2015 ini.

Tak hanya UPN Yogyakarta yang bertambah peminat, UPN Veteran Jakarta pun mengalami penambahan jumlah pendaftar.

"Dengan beralih statusnya UPN menjadi negeri, ini tentunya ada penambahan peminat dari tahun ke tahun. Misalnya, pada pendaftaran mahasiswa baru tahun ini, jumlah peminatnya semakin banyak," kata Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi kepada Wartakotalive.com, Jumat (5/9/2014) malam.

Lebih lanjut, Koesnadi yang ditemui seusai proses pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kemenhan kepada Kemendikbud, mengatakan, proses alih status dari PTS menuju PTN itu sudah mulai dilakukan semenjak tahun 2010.

Dia mengaku bahwa dalam proses alih status itu ia banyak berjuang lantaran ada pihak yang pro dan kontra. Pihak yang kontra, kata Koesnadi, mempertanyakan dan tak menyetujui bahwa aset harus ikut dialihkan. Akhirnya, perjuangannya membuahkan hasil berupa disetujuinya alih status.

Seperti diketahui, Jumat sore, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyaksikan penandatanganan pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kementerian Pertahanan kepada Kemendikbud.

Proses peresmian UPN Veteran menjadi perguruan tinggi negeri pun direncanakan berlangsung tanggal 6 Oktober 2014. M Nuh mengatakan, peresmian akan dilakukan oleh Presiden.


Dinegerikan, Pendaftar UPN Veteran Bertambah

Pendaftar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran makin bertambah seiring dengan dinegerikannya perguruan tinggi swasta (PTS) yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Hal tersebut diakui oleh Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi. Dia mengatakan, dengan beralih statusnya UPN menjadi negeri, tentunya ada penambahan peminat dari tahun ke tahun.

"Misalnya pada pendaftaran mahasiswa baru (maba) tahun ini, jumlah peminatnya semakin banyak," ujar Rektor UPN Veteran Jakarta Koesnadi Kardi, saat berbincang dengan Okezone di Jakarta.

Koesnadi melanjutkan, proses alih status dari PTS menuju PTN tersebut sudah mulai dilakukan sejak 2010. Dia mengaku, dalam proses alih status itu dirinya banyak berjuang lantaran ada pihak yang pro dan kontra.

"Pihak yang kontra mempertanyakan dan tidak menyetujui bahwa aset harus ikut dialihkan. Akhirnya, perjuangan membuahkan hasil berupa disetujuinya alih status," ucapnya.

Tak hanya UPN Veteran Jakarta yang bertambah peminat, UPN Veteran Yogyakarta pun mengalami penambahan jumlah pendaftar.

"Terjadi penambahan pendaftar yang cukup besar pada tahun ajaran 2014/2015," ungkap Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti.

Seperti diketahui, Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyaksikan penandatanganan pengalihan aset UPN Veteran yang merupakan milik Kemhan kepada Kemendikbud.

Proses peresmian UPN Veteran menjadi PTN pun direncanakan berlangsung pada 6 Oktober 2014. Disebutkan oleh Mendikbud, peresmian akan dilakukan oleh Presiden.

Proses alih status dari Kemhan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagaimana surat Menteri Pertahanan kepada Menkeu Nomor: B/605/M/IV/2014 tanggal 10 April 2014 diharapkan tetap dapat mewadahi empat pilar.

Pertama, tetap memuat nilai-nilai, ciri khas Bela Negara sesuai cita-cita para pendahulu. Kedua, keringanan biaya pendidikan atau beasiswa bagi putera-puteri dan Keluarga Besar Purnawirawan TNI atau Polri dan Wredatama, TNI dan pegawai negeri sipil (PNS) Kemhan atau Mabes TNI.

Ketiga, aset tanah berupa Barang Milik Negara (BMN) dengan penggunaan sementara. Dan keempat, memberikan peluang karier lanjut bagi Purnawirawan TNI atau Polri dan Wredatama Kemhan.

Sedangkan nilai-nilai yang tidak boleh hilang dari pengalihan status UPN Veteran dari PTS ke PTN adalah keberadaan UPN Veteran sebagai kampus bela negara yang menyertakan kurikulum mata kuliah (matkul) Bela Negara bagi mahasiswanya.

Dalam rangka pengalihan status ini, UPN Veteran telah melalui verifikasi pengelolaan keuangan. Syarat bagi PTS yang akan beralih menjadi PTN adalah PTS tersebut diwajibkan memiliki dana yang cukup untuk menyelenggarakan program pendidikan selama enam tahun.

Dosen PNS Beralih ke Kemendikbud

Dalam rangka penegerian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), status pegawai negeri sipil (PNS) pun akan berubah ke instansi lain.

Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan, perubahan PNS ke PNS lain dalam sistem kepegawaian tidak masalah. Nomor Induk Kepegawaian (NIK) PNS Kemhan menjadi NIK Kemendikbud dibolehkan.

"Swasta menjadi negeri, ini yang saya pastikan kepada rektor. Sejak UPN Veteran swasta, pendanaan sudah mampu berdiri sendiri karena mereka banyak kerjasama dari pihak luar," ujar Purnomo, di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Saat UPN Veteran menjadi negeri, Purnomo berharap, jangan terlalu mengganggu pemerintah. Mereka harus mandiri tanpa membebani pemerintah untuk bisa nantinya mandiri walaupun PTN.

"Dan mereka mampu punya trademark yang cukup baik pada perguruan tinggi bela negara," ucapnya.

Purnomo melanjutkan, dirinya berterima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh bahwa UPN Veteran ini akan menjadi universitas bela negara.

"Kita berharap, PTN dan juga PTS yang lain menjadi bela negara. Ini sebagai ujung tombak UPN Veteran Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta," ungkapnya.

Purnomo menambahkan, pihaknya memiliki Direktur Jenderal (Dirjen) Pertahanan yang tugasnya melakukan pendidikan bela negara.

"Jadi, mohon kami (Kemhan) masih bisa jadi pembinaan bela negara UPN Veteran. Saya percayakan aktif dalam bela negara, untuk PTN lain bisa menjadi perguruan tinggi bela negara, nation and character building," tuturnya.

Jumat, 31 Juli 2015

DISKUSI STATUS NEGERI UPNVJ PADA BUKA BERSAMA IKATAN ALUMNI, MAJELIS ALUMNI DAN REKTOR


Pada penghujung minggu ke-empat hari Jumat 10 Juli 2015, bertempat di VIP Room Resto Rempah Wangi di bilangan jalan Fatmawati, Ikatan Alumni dan majelis Alumni mengadakan buka puasa bersama Rektor baru UPN Veteran Jakarta Prof. Dr. Eddy s. Siradj, M.Sc,Eng selapas 3 UPN Veteran berubah status menjadi Negeri.

Di tengah kemacetyan yang luar biasa karena sepanjang jalan Fatmawati sedang dalam pengerjaan MRT Project, Rektor hadir 30 menit lewat dari waktu yang dijadwalkan yaitu jam 17.00 sambil menunggu beberapa kawan alumni yang belum hadir yang juga dikarenakan terjebak macet yang mengular dari Blok M sampai ke Pondok Labu.

Hadir pada kesempatan buka puasa ini adalah Ketum IKA-UPNVJ Pak Popon Lingga Geni, Ketua Majelis Alumni Pak Mulyadi Widodo serta para Ketua Ikatan Alumni fakultas dan Jurusan atau perwakilan utusanya, sehingga tempat duduk yang dipersiapkan terisi penuh oleh yang hadir untuk bersilaturahim di bulan ramadhan serta berbuka puasa bersama dengan diselingi diskusi yang sangat menarik yang sebelumnya telah dicantumkan dalam agenda undangan.

Setelah beramah tamah menjelang berbuka puasa, kemudian tiba waktunya berbuka puasa yang dipenuhi dengan senda gurau dengan penuh kekeluargaan sambil menyantap hidangan yang memenuhi meja besar panjang, sampai dengan tiba waktunya menunaikan shollat magrib untuk kemudian melanjutkan perbincangan atau diskusi hangat yang dipandu langsung oleh Ketua Ikatan Alumni.

Status Kenegerian UPN Veteran Jakarta

Seperti diketahui bahwa UPN Veteran Jakarta bersama UPN Veteran Jogjakarta dan UPN Veteran Surabaya telah berubah status dari swasta menjadi negeri dengan perjuangan panjang yang bisa dibilang dramatis dengan berbagai tarikan kepentingan yang harus diselesaikan secara elegan dan profesional.

Adalah Rektor UPN Veteran Jakarta sebelumnya, Prof. Kusnadi Kardi yang berjuang bertungkus lumus untuk merubah status UPN Veteran Jakarta menjadi Negeri dengan mengkordinasikan ke dua UPN Verteran senior lainya di Jogjakarta dan Surabaya, yang memiliki latar belakang yang sama untuk sangat layak dirubah statusnya menjadi Negeri.

Hingga pada saatnya UPN Veteran Jakarta menjadi Negeri di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, maka pergantian Rektor adalah sebuah keharusan sesuai dengan aturan penegeian sebuah universitas. Prof. Eddy S. Siradj menyampaikan dengan detail bagaimana proses penegerian ketiga UPN Veteran sampai dengan beliau diminta untuk menduduki Jabatan Rektor di UPN Veteran Jakarta.

Disampaikan oleh Rektor bahwa status negeri UPN Veteran jakarta adalah pilihan terbaik bersama dua UPN Veteran di Jogja dan Surabaya. Hal-hal yang melatarbelakangi proses penegerian UPN Veteran Jakarta adalah sebagai berikut :

Pertama, Aset tanah dan bangunan yang berlokasi di Pondok Labu adalah murni milik pemerintah yang digunakan oleh Yayasan yang menaungi UPN Veteran Jakarta dari awal berdirinya pada tahun 1963, sehingga pada setiap tahunya ditemui suatu temuan oleh auditor BPK tentang status penggunaan tanah milik negara oleh swasta dalam hal ini Yayasan. Hal ini tentu akan berulang secara terus menerus jika tidak ada kepastian penyelesaian, dan jika penyelesaianya adalah ganti rugi pihak Yayasan ke Negara tentu akan memunculkan angka yang sangat besar jika dihitung dari tahun 1963. Maka solusi terbaik adalah dengan mengembalikan aset-aset ke negara sekaligus merubah status swasta menjadi negeri, dimana dalam hal ini pemindahanya dilakukan dari Yayasan ke Kementerian Riset, teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Kedua, sekitar 60% Staf dan Dosen UPN Veteran Jakarta adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga memunculkan pertanyaan BESAR bagaimana mungkin universitas swasta menggunakan SDM PNS milik negara yang terhitung dari sejak awal berdirinya UPN Veteran Jakarta. Seandainya mengacu pada temuan BPK untuk pilihan tetap menjadi swasta maka 60% PNS yang ada di UPN harus ditarik ke Kementerian Pertahanan, sesuatu hal yang akan menjadi beban Kemenhan dan menjadi faktor hilangnya 60% SDM di UPN Veteran Jakarta yang bisa memicu kebangkrutan tentunya, sehingga pilihan terbaiknya adalah dengan mengalihkan status swasta menjadi negeri.

Ketiga, Pilihan menjadi negeri adalah oase untuk tumbuh maju ke depanya pendidikan di UPN Veteran Jakarta dengan peluang besar meningkatkan kualitas pendidikan serta sarana dan prasarana pendidikan. Dengan berstatus sebagai negeri maka UPN Veteran Jakarta mendapatkan anggaran DIPA Tahunan yang mencapai  angka 106 Miliar untuk belanja operasional serta berkesempatan untuk memiliki gedung-gedung baru universitas standar negeri, di antaranya akan membuat kampus baru di SUbang Jawa Barat seluas 25 Ha, dan akan membuat fasilitas Rumah Sakit Pendidikan di Limo - Cinere untuk menopang akreditasi fakultas Kedokteran yang sudah memiliki kualitas yang bagus untuk reputasi fakultas kedokteran di Indonesia.

Perkembangan rumor ke belakang tentang goyahnya status negeri adalah hal yang sangat tidak memiliki alasan yang kuat untuk dijadikan pertimbangan, disamping bahwa perubahan status negeri adalah hal yang sudah final tercantum dalam KEPRES yang ditandatangani oleh SBY di saat masa berakhirnya jabatan presiden.



Rumor-rumor tenang goyahnya status negeri yang juga diberitakan media juga oleh karena pemotretan sepihak tentang kekuatiran karyawan yang berstatus swasta yang berumur di atas 35 tahun yang tidak memiliki peluang untuk menjadi PNS lagi. Disampaikan oleh Rektor bahwa dengan Keputusan baru dari Kementerian PAN, status pegawai swasta akan disamakan haknya seperti PNS, dengan catatan tidak mendapatkan hak pensiun, namun mekanisme mandiri untuk membuat dana pensiun juga terbuka lebar untuk bisa dikembangkan di berbagai institusi.

Rencana Pengaktifan Jurusan Teknik Tekstil dan Dukungan penuh Pengembangan Jurusan Teknik Perkapalan.

Dengan rencana pembukaan kampus baru di Subang Jawa Barat sangat memotivasi untuk kembali menghidupkan Jurusan Teknik Teklstil yang kebutuhan lulusanya sangat mendesak dibutuhklan oleh Industri Tekstil yang sekarang lebih banyak diisi oleh SDM dari India,China dan Bangladesh. Mendirikan Jurusan Teknik Tekstil di sekitar area industri tekstil adalah hal yang sangat tepat untuk dilakukan sesegera mungkin sehingga industri tekstil akan didukung penuh oleh SDM dari negeri sendiri ke depanya.

Alumni Senior dari Jurusan Tekstil Pak Bambang, Pak Agus dan Mas Himawan memberikan respon yang sangat positif tentang maksud yang diutarakan oleh Rektor dan rencana yang beberapa tahun ke belakang sudah diinisiasi oleh para Senior dari Jurusan Tekstil yang sudah melakukan komunikasi intensif dengan Rektor sebelumnya yang dimoderasi oleh Ketua Ikatan Alumni Periode 2011-2014 pak Mulyadi Widodo.

Sedangkan Jurusan Teknik Perkapalan yang masih berjalan sampai sekarang akan lebih dikembangkan lagi dengan pertimbangan bahwa mengembangkan Jurusan Teknik Perkapalan tidak harus memiliki kampus di pinggir laut oleh karena keterbatasan lahan di tepi laut dan pertimbangan akses jangkauan dari calon mahasiswa. Kita tentu harus memahami bahwa wilayah negara kita sebagian besar adalah lautan dan jurusan yang pertama-tama didirikan di UPN Veteran adalah jurusan perkapalan sebagai bagian dari sejarah yang harus tetap dihidupkan untuk tetap meninggalkan jejak aktif selamanya UPN Veteran Jakarta berdiri tentunya.

Seiring dengan pengembangan fakultas teknik dan fakultas lainya, ke depan tentunya banyak sekali yang harus diperbaiki berkait SDM, kualitas pendidikan serta sarana dan pra sarana hingga pada pembenahan birokrasi yang luwes dari tingkat Rektor ke yang paling bawah untuik bisa merespon cepat perkembangan dan pertumbuhan yang diharapkan. Dengan ketersediaan anggaran dana maka sudah seharusnya SDM yang incharge di UPNVJ tentu harus mengakselerasi kemampuanya untuk mengejar target program yang harus berlari kencang, termasuk kebutuhan sertifikasi internasional untuk mahasiswa dan lulusan UPNVJ.

Yaitu bahwa lulusan perguruan tinggi harus dibekali dengan sertifikat-sertifikat kemahiran dan keahlian, dari basic competency hingga specialist sebagai Sertifikat Pendamping Ijazah (SPI) sesuai dengan ketentuan Permendik No. 81 tahun 2014. Kualifikasi kemahiran dan keahlian dengan standar internasional tentu sangat dibutuhkan untuk kesiapan lulusan UPN Veteran Jakarta menghadapi era global yang dimulai dengan MEA 2015 dalam persaingan global di bidang SDM di Masyarakat Ekonomi ASEAN yang diharapkan memiliki kualifikasi skills yang dibutuhkan oleh dunia profesional di tingkat regional dan internasional.

Kembali ke penataan gedung di kampus Pondok Labu bahwa kondisinya sudah sangat sempit untuk aktifitas belajar mengajar, sehingga prioritas-prioritas pembangunan Sarpras dibuat dengan mempertimbangkan berbagai hal yang strategis saja, misalnya akan dibuat gedung 4 lantai untuk FISIP dan FIK.

Pertimbangan untuk tidak dibangun gedung yang tinggi di Pondok Labu adalah pertimbangan keamanan konstruksi gedung yang ada sekarang dimana dikuatirkan dapat rusak jika harus dibuat beton pancang untuk pembuatan gedung yang tinggi. sehingga fokus pembuatan gedung baru yang representatif adalah di kampus baru di Subang Jawa Barat.

Pembenahan lokasi kantin kampus yang tidak teratur dimana hampir setiap selasar kampus memiliki kantin yang dinilai tidak rapi dan mengganggu estetika, sehingga dibuatlah kantin terpadu sekaligus kantin VIP di area guest house. Tidak ketinggalan adalah perbaikan menyeluruh sarana toilet kampus yang layak untuk fasilitas kampus yang dapat menggambarkan target kebersihan kampus yang memadahi sebagai tempat pendidikan yang layak.

Dukungan Ikatan Alumni dan Majelis Alumni

Pada akhirnya, dengan perubahan status menjadi negeri, baik Ikatan Alumni maupun Majelis Alumni akan mendukung PENUH status penegerian tersebut semata-mata untuk keberpihakan pada kemajuan pendidikan di almamater UPN Veteran Jakarta menjadi Universitas yang berprestasi dengan menyumbangkan generasi terdidik terbaiknya untuk kemajuan bangsa dan negara tercinta Indonesia. 

Bangunan komunikasi birokrasi yang tengah dibangun di bawah kepemimpinan Rektor UPN Veteran Jakarta yang baru dipercaya akan mampu membuat perubahan yang signifikan dengan menghilangkan berbagai kekakuan-kekakuan birokrasi yang sudah mendarah deaging di UPN Veteran Jakarta, sehingga percepatan pengembangan program pendidikan untuk mengejar ketertinggalan dari universitas negeri lainya akan dapat dicapai lebih cepat, meskipun Rektor menyampaikan bahwa bisa saja membutuhkan waktu di atas 10 tahun untuk dapat mencapai kualitas perguruan tinggi negeri ternama. Namun patut disyukuri seperti apa yang disampaikan Rektor bahwa dari ke empat kampus negeri yang ada di Jakarta setidaknya UPNVJ berada di peringkat ke tiga dalam kualitas pendidikan.

Yang perlu untuk diketahui adalah bahwa masa jabatan Rektor Prof Eddy S. Siradj di UPN Veteran Jakarta hanya sekitar empat tahun tiga bulan sebelum akhirnya beliau harus memasuki masa pensiun, sehingga Rektor juga harus membuat program strategis untuk pengganti rektor berikutnya yang harus mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dan manajemen di kampus UPN Veteran Jakarta menjadi jauh lebih maju seperti apa yang dicanangkan. (BHD/Red)

Kamis, 30 Juli 2015

PENMARU UPNVJ ANGKATAN 2015/2016


PENERIMAAN MAHASISWA BARU UPN VETERAN JAKARTA
28 Jul 2015, 08:45


PERGURUAN TINGGI NEGERI 

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAKARTA


PENGUMUMAN KELULUSAN :


Bagi Calon Mahasiswa Baru yang mengikuti seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri (SMMPTN) UPN Veteran Jakarta pada tanggal 4 & 5 Juli 2015, di informasikan bahwa pengumuman hasil ujian yang di jadwalkan tanggal 13 Juli 2015 di undur menjadi tanggal 3 Agustus 2015. Demikian untuk menjadi perhatian.

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU
JALUR SMMPTN 

Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta pada tahun akademik 2015/2016 membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Studi D-3, Pasca Sarjana dan Profesi Ners.

BIAYA PENDAFTARAN :


  1. Biaya pendaftaran Program D-III dan Program Profesi Ners sebesar Rp. 300.000,- (Tiga ratus Ribu Rupiah)
  2. Biaya pendaftaran untuk Pasca Sarjana sebesar Rp.500.000,- (Lima ratus ribu rupiah)
  3. Untuk peserta Pasca Sarjana sebelum membayar pendaftaran diharuskan datang ke sekretariat PPs di Jl.Rs. Fatmawati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Gd. R.Saleh Lt-2 untuk pengecekan Status kelulusan S-1 pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) melalui laman http://forlap.dikti.go.id/mahasiswa.
  4. Pendaftaran dilakukan secara online melalui halaman https://penmaru.upnvj.ac.id.
  5. Biaya pendaftaran dapat dibayarkan melalui Bank BNI saja.
  6. Biaya pendaftaran yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

TATA CARA PENDAFTARAN :


  1. Mengisi Pendaftaran secara online melalui laman https://penmaru.upnvj.ac.id 
  2. Peserta mempersiapkan identitas KTP/SIM/Kartu Pelajar dan Kartu Keluarga.
  3. Menginput biodata lengkap sesuai yang diminta oleh sistem,
  4. Memilih Prorgram Studi
  5. Peserta mendapat Nomor Formulir Pendaftaran dan Password (harap dicatat)
  6. Membayar pendaftaran ke Bank BNI, dengan cara menunjukkan nomor Formulir Pendaftaran yang di dapat pada saat mendaftar.
  7. Setelah membayar, kemudian Login Camaru melalui https://penmaru.upnvj.ac.id menggunakan Nomor Pendaftaran dan Password.
  8. Lakukan upload Foto ukuran 4x6 berwarna.
  9. Mencetak Kartu Ujian belum bisa di lakukan (menunggu pemberitahuan selanjutnya)

PERSYARATAN :


  1. Penerimaan Mahasiswa Baru tahun Akademik 2015/2016 dapat diikuti oleh siswa lulusan pendidikan menengah (SMA / MA / SMK / MAK ) dan sederajat yang telah lulus pada tahun 2013, 2014 dan 2015.
  2. Calon peserta ujian masuk yang baru akan menmpuh ujian paket C pada tahun 2015 tidak bisa mendaftar pada tahun ini.
  3. Calon peserta ujian masuk dari lulusan luar negeri harus melampirkan foto copy surat penyetaraan dari Dikdasmen yang telah dilegalisir (cap basah).
  4. Calon peserta ujian masuk dari sekolah internasional harus mengikuti ujain Nasional (UN) dan mendapat IJAZAH pada tahun 2015.
  5. Program Studi yang telah di pilih tidak dapat di rubah.
  6. Untuk Program Profesi Ners  harus sudah memiliki Ijazah S.1 Keperawatan dan Transkrip S.1 Keperawatan ( IPK Minimal 2.75 )
  7. Untuk program Pasca Sarjana harus sudah memiliki ijazah S.1 dengan IPK minimal IPK 2.75
  8. Pada saat ujian harus membawa foto copy Ijazah yang dilegalisir atau surat keterangan kelulusan asli dan foto copy

Sabtu, 30 Mei 2015

IKATAN ALUMNI MENYELENGGARAKAN KULIAH UMUM INTERNASIONAL DI KAMPUS UPNVJ


Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta telah berhasil menyelenggarakan Kuliah Umum Internasional di UPN ‘Veteran’ Jakarta yang diselenggarakan atas kerjasama antara IKA UPN Veteran Jakarta dengan De Facto Representative Republic Sierra Leone di Indonesia dan UPN Veteran Jakarta tentunya, sebagi debut program untuk mendorong program akademik dengan program-program yang kental dengan budaya akademik melalui kuliah umum yang dihadiri oleh para praktisi pendidikan ataupun officials government dan tokoh internasional.

Kegiatan yang terlaksana pada tanggal 23 April 2015 dari jam 14.00 – 17.00 Wib di Auditorium Skill Labs Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta dibawakan olehHonorable Dr. Alpha Kanu, M.Phil yaitu Menteri Informasi dan Komunikasi Republik Sierra Leone dalam status resmi kunjungan kenegaraan officials/pejabat Republik Sierra Leone di Indonesia. Keberhasilan ini patut diapresiasi oleh karena keberhasilan diplomasi meyakinkan pejabat pemerintahan yang tengah secara resmi sebagai tamu negara yang berkunjung ke Indonesia melalui kerjasama yang apik antara IKA UPNVJ, UPNVJ dan Representative Sierra Leone di Indonesia.

Delegasi dari Republik Sierra Leone hadir ke Indonesia untuk perhelatan KTT Asia Afrika yang langsung dipimpin oleh HE President Dr. Ernest Bai Koroma  dengan membawa 20 anggota delegasi adalah satu-satunya delegasi dari seluruh delegasi yang memiliki agenda tambahan untuk menyelenggarakan General Lecture / Kuliah Umum Internasional dari pimpinan delegasi (presiden) dan para menterinya ke kampus-kampus di Indonesia, sekaligus membuat Memmorandum of Understanding di bidang pendidikan tentunya. Sebuah kinerja yang pantas mendapatkan apresiasi untuk apa yang disebut sebagai langkah maju buat Republik Sierra Leone dan Indonesia yang dalam hal ini UPN Veteran Jakarta berkesempatan untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan dengan ditandatanganinya MOU dengan Pemerintah Republik Sierra Leone.

Bangunan komunikasi di bidang pendidikan yang baik di tingkat regional, nasional maupun internasional adalah suatu tantangan yang coba ingin dikontribusikan oleh IKA UPNVJ kepada almamater untuk suatu tujuan mulia turut menyemarakan dunia pendidikan di UPNVJ sebagai bentuk kontribusi alumni. Hasilnya melalui general lecture dari pejabat Menteri Sierra Leone menjadi awal memperkasua budaya akademik di UPNVJ yang dikontribusikan oleh IKA UPNVJ.

Untuk selanjutnya, IKA UPNVJ akan terus berkelanjutan mengupayakan program-program serupa baik berupa seminar maupun workshop yang berbasis pada dukungan terhadap program pendidikan di almamater UPNVJ dengan program-program yang lebih berdaya guna lagi dengan memperkaya network baik bidang pendidikan, sosial, budaya dan bidang-bidang lain yang bermanfaat  untuk kemajuan pendidikan di UPNVJ dan pendidikan di Indonesia pada umumnya. (23/01/15)

(BHD/red)

Rabu, 11 Maret 2015

IKA-UPNVJ MENGUNDANG ALUMNI UNTUK HADIR DALAM LATIHAN KEPEMIMPINAN MAHASISWA UPNVJ YANG DISELENGGARAKAN IKA-UPNVJ

Kepengurusan Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta paska Kongres Alumni 2011, dalam aktifitasnya setidaknya telah mampu menginventarisasi berbagai permasalahan khususnya tentang dinamisasi  organisasi kemahasiswaan di kampus UPN Veteran Jakarta. Seiring berbagai diskusi-diskusi antar alumni dan diskusi antar alumni dengan mahasiswa aktif, serta berbagai informasi yang didapat dari civitas akademika, disimpulkan bahwa sumber daya manusia (SDM) organisasi kemahasiswaan di kampus hijau dianggap perlu mendapatkan perhatian yang SERIUS dan KHUSUS dari berbagai pihak yang berkepentingan termasuk perhatian dari Alumni untuk berbagai pengalaman dalam pengelolaan organisasi kemahasiswaan dan dukungan pengalaman lainya berkait misi visi dan idealisme mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.

Pada kepengurusan  IKA UPNVJ 2011-2014, alumni pernah dilibatkan dalam acara yang dibuat oleh BEMU dan dilibatkan juga dalam acara Pelatihan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PMOM) yang sekarang berubah menjadi Pelatihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa (PKMM) yang justru diselengarakan oleh Biro Kermawa yang setidaknya menggantikan kekosongan kaderisasi Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa yang vakum/tidak terselenggara oleh ormawa tertinggi, dalam hal ini BEMU.

Maka atas kesepakatan bersama oleh para Alumni melalui Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta pada periode kepengurusan 2014-2017, dibuatlah program kegiatan untuk kawan-kawan mahasiswa dari Ormawa yaitu LATIHAN KEPEMIMPINAN MAHASISWA (LKM) sebagai bagian dari pendidikan kaderisasi di organisasi kemahasiswaan yang menyampaikan berbagai idealisme yang selayaknya dimikiki oleh para aktivis kampus UPN Veteran Jakarta dengan landasan Jiwa Korsa dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

LKM yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 19-22 Maret 2015 bertempat di BUPERTA CIBUBUR Jakarta Timur, sangat berharap untuk DIDUKUNG oleh para alumni, kehadiran para Alumni dalam LKM adalah demi sebuah kepedulian Alumni terhadap DINAMISASI kehidupan organisasi kemahasiswaan dan para aktivis Organisasi Kemahasiswaan agar para aktivisnya tidak hanya membuang waktunya untuk sebuah kegiatan organisasi tanpa mendapatkan manfaat yang ideal sebagai organisator kampus.

Tulisan ini berlaku sebagai UNDANGAN secara informal kepada para Alumni baik yang dulu aktif di organisasi kemahasiswaan maupun yang kemudian memiliki berbagai pengalaman organisasi di pekerjaan maupun aktifitas lainya. Acara LKM juga dimaksudkan untuk mengeratkan silaturahmi antar sesama alumni dan antar alumni dengan mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang terlibat langsung dalam kegiatan LKM.

Untuk INFORMASI lebih lanjut, bisa menghubungi kawan Alumni UKIE FAJAR (081311186232).


























(BHD/red.)

Minggu, 08 Februari 2015

FOTO-FOTO REUNI AKBAR ALUMNI UPNVJ 9 NOVEMBER 2014

Foto-foto REUNI AKBAR UPNVJ 1963-2011
Reuni Akbar UPN Veteran Jakarta untuk alumni tahun 1963 -2011 terlaksana di kampus UPN Veteran Jakarta Pondok Labu pada tanggal 9 November 2014, dihadiri sekitar 1500 Alumni yang memenuhi ruangan outdoor kampus. Untuk foto-foto booth Alumni dapat diakses di LINK berikut ini :

  1. WALL OF FAME REUNI AKBAR 2014 
  2. PHOTOBOOT-1 REUNI AKBAR 2014
  3. PHOTOBOOT-2 REUNI AKBAR 2014
  4. PHOTOBOOT-3 REUNI AKBAR 2014